Pergerakan nasional di Indonesia
Jejak Sejarah Aceh di Kota Salem, Amerika Serikat (1653 M)
"...Seperti tersembunyi dibalik debu sejarah, tidak banyak yang tahu bahwa Aceh dan Kota Salem, Massachusetts, Amerika Serikat mempunyai hubungan yang sangat erat di masa lampau..."
Oleh Abdul Razak M.H. Pulo (*
“Pada tahun 1654 (Masa pemerintahan Sultanah Safiatu'ddin), Elihu Yale mengirim dua karyawannya ke Atjeh, kerajaan merdeka termegah di Sumatera, untuk menjalankan perdagangan lada. Muatan lada terakhir memasuki Salem, Massachusetts dari Sumatera pada 6 November 1846 (Masa pemerintahan Sultan Sulaiman Syah), diangkut oleh kapal Lucilla. Salem telah memegang peranan utama dalam perdagangan lada sejak Pemimpin Salem memulai bisnis ini. Begitu pentingnya posisi Salem saat itu, seratus tahun (se-abad) kemudian, orang-orang di Australia masih menyebut biji merica dengan panggilan “lada Salem”.
Columbus Bukan yang Pertama Temukan Amerika
10 Mata Uang Tertua yang Pernah ada di Indonesia
Uang dalam ilmu ekonomi tradisional didefinisikan
sebagai setiap alat tukar yang dapat diterima secara umum. Alat tukar
itu dapat berupa benda apapun yang dapat diterima oleh setiap orang di
masyarakat dalam proses pertukaran barang dan jasa. Dalam ilmu ekonomi
modern, uang didefinisikan sebagai sesuatu yang tersedia dan secara
umum diterima sebagai alat pembayaran bagi pembelian barang-barang dan
jasa-jasa serta kekayaan berharga lainnya serta untuk pembayaran
hutang.Beberapa ahli juga menyebutkan fungsi uang sebagai alat penunda
pembayaran. di Indonesia sendiri nenekmoyang kita juga telah mengenal
uang ingin tahu jenis mata uanag yang pernah di pakai bangsa Indonesia
dahulu kala simak 10 Mata Uang Tertua yang Pernah ada di Indonesia.

Kerajaan Sumenep di Madura mengedarkan mata uang yang berasal dari uang-uang asing yang kemudian diberi cap bertulisan Arab berbunyi ‘sumanap’ sebagai tanda pengesahan. Uang kerajaan Sumenep yang berasal dari uang Spanyol disebut juga real batu karena bentuknya yang tidak beraturan. Dulunya uang perak ini banyak beredar di Mexico yang kemudian beredar juga di Filipina (jajahan Spanyol). Di negeri asalnya uang mi bernilai 8 Reales. Selain uang real Mexico, kerajaan Sumenep juga memanfaatkan uang gulden Belanda dan uang thaler Austria.
9. Uang Picis, Kesultanan Cirebon (1710 M)
Sejarah Unik dan Aneh Mengenai Pemimpin-Pemimpin Dunia
1. Kubilai Khan

Tentu
Anda semua kenal dengan Kubilai Khan. Yup, kaisar Mongol yang sangat
kejam dan ekspansif ini ternyata memiliki sisi toleransi yang sangat
tinggi. Percaya tidak, Kubilai Khan adalah tokoh pemimpin dunia pertama
yang menyatakan bahwa hari-hari besar agama Buddha, Kristen, Yahudi,
dan Islam dijadikan sebagai hari libur resmi kenegaraan. Asal tahu
saja, Kubilai Khan adalah cucu dari Genghis Khan yang sangat legendaris
itu yang memiliki kekuasaan yang merentang dari perbatasan Eropa,
Timur Tengah, hingga hampir seluruh Asia Timur pada abad ke-13. Dengan
kata lain, hari libur resmi kenegaraan pada tiap hari besar agama di
dunia memang memungkinkan untuk dilakukan oleh Kubilai Khan karena
luasnya wilayah kekuasaannya.
2. Galileo Galilei

Dia
memang manusia yang kurang beruntung selama hidupnya. Bahkan setelah
mati sekalipun, Galileo tetap mengalami kesulitan. Setelah
pandangan-pandangan ilmiahnya soal tata surya membuat dirinya berurusan
dengan pihak gereja, kematiannya pun dirundung masalah. Saat
kematiannya pada tahun 1642, jasadnya tidak langsung dikubur, tapi
tetap disimpan hingga tahun 1737, kira-kira hampir seabad. Tak cukup
hanya itu, sebelum dikubur di Gereja Santa Croce, Florence, Italia,
seorang bangsawan tega memotong tiga jari Galileo sebagai
kenang-kenangan. Dua dari jari itu kemudian dimiliki oleh seorang
dokter Italia, dan jari ketiga-sepotong jari tengah-saat ini berada di
Museum Sejarah Ilmu Pengetahuan di Florence, Italia, dipajang menunjuk
ke langit di atas tiang marmer.
3. Abraham Lincoln

Siapakah
dia?
Penyerbuan Bangsa Mongol Ke Jawa
Setelah
meruntuhkan kerajaan Tang, orang-orang Mongol kemudian mendirikan
sebuah pemerintahan baru yang diberi nama Sung (Song). Salah satu anak
Genghis Khan, sang penakluk kerajaan Cina, bernama Kublai Khan menjadi
raja pertamanya.
Sejarah 13 Kali Perubahan Nama Kota Jakarta
Namun pada 22 Juni 1527, Fatahillah yang kemudian menjadi penguasa mengganti nama Sunda Kalapa menjadi Jayakarta. Sesuai Keputusan DPR Kota Sementara No. 6/D/K/1956, tanggal itu kemudian dicanangkan sebagai hari jadi kota Jakarta.










